Lika liku Baby Blues

Memiliki seorang anak adalah sebuah anugerah terbesar yang diberikan Sang Pencipta di tengah keluarga. Sebagai seorang ibu yang dipercayakan untuk mengasuh si kecil merupakan tanggung jawab yang harus dijalani dengan kebahagiaan setiap hari.

Mengurus si kecil bukanlah hal yang mudah, apalagi setelah melahirkan banyak tantangan yang dialami saat menjadi seorang ibu. Seperti yang saya alami saat melahirkan anak kedua. Jarak anak pertama dan kedua hampir 4 (empat) tahun, sehingga sudah nyaman mengurus anak balita yang sudah bisa diajak mandiri.

Bersyukur saat si kakak sudah belajar mandiri, si kecil hadir di dunia. Sehingga saya lebih fokus pada si adik. Sayangnya, di proses kelahiran anak kedua tidak semulus anak pertama, belum lagi orang tua juga jauh sehingga dihadapi bersama suami. Si kecil juga sedikit rewel di malam hari, ditambah saya tidak memiliki Asisten Rumah Tangga.  

Oleh karena itu, hampir setiap hari dalam sebulan terus menangis dan mengalami gangguan suasana hati atau yang dikenal dengan sebutaan baby blues. Kondisi ini sungguh mengganggu karena membuat saya cepat marah, sedih dan menangis tanpa alasan yang jelas.

Halodoc

Tak hanya itu, dengan kondisi ini saya juga sedikit kerepotan mengurus bayi sendiri. Pengalaman ini membuat saya belajar bahwa tidak semua kondisi dapat dilakukan secara sendiri. Menurut dokter, baby blues dapat terjadi pada 50-75% ibu yang baru melahirkan. Hal ini wajar dan sendirinya akan hilang, namun sesuai pengalaman saya kondisi baby blues ini hilang saat masuk bulan kedua. Berikut 5 (lima) penyebab baby blues yang saya alami:

  1. Kelelahan mengasuh bayi

Usai melahirkan orang tua saya belum datang sehingga semua dikerjakan bersama suami. Hal ini membuat kebingungan, apalagi setelah melahirkan yang tentunya ingin tenang atau beristirahat lebih.

Pada malam hari, si kecil mulai on, ingin bermain dan kadang menangis sampai pagi. Menggendong si kecil seharian dengan kondisi tubuh yang belum pulih membuat semua terasa berat. Apalagi menyiapkan kebutuhan keluarga, oleh karena itu menjadi pengalaman berharga bahwa dibutuhkan 1-2 orang yang membantu pekerjaan rumah sehingga tidak kelelahan dalam mengasuh si kecil.

  1. Perubahan hormon

Setelah melahirkan kadar hormon berubah atau menurun sehingga membuat perubahan kimia di otak sehingga memicu mood swing. Apalagi setelah 4 tahun kembali memiliki si kecil maka banyak hal yang membuat tak biasa dan mudah memicu suasana hati yang buruk.

  1. Kesulitan beradaptasi

Melahirkan anak kedua sangat berbeda dengan pertama, hal ini dikarenakan mengurus anak perempuan dan laki-laki tentunya berbeda. Anak kedua yang berjarak 4 tahun dari kakaknya terasa cukup melelahkan dan berbeda. Di samping itu, kembali beradaptasi bagaimana menyesuaikan pola asuh si kecil.

  1. Kesulitan tidur

Semua ibu pasca melahirkan akan mengalami kesulitan tidur, apalagi jika di malam hari si kecil terus menangis dan reda di waktu pagi. Sehingga akan terasa berat di pagi hari namun berbagai aktivitas harus kembali dikerjakan. Saat melahirkan anak kedua waktu tidur dalam sehari hanya 3-5 jam perhari. Hal ini memicu kelelahan dan memicu terjadinya baby blues.

  1. Sakit pada payudara saat menyusui

Salah satu komitmen saya dari anak pertama sampai anak kedua adalah memberikan yang terbaik dan salah satunya melalui ASI. Saya percaya bahwa ASI merupakan nutrisi terbaik untuk si kecil yang membantu tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, saya berusaha agar dapat menyusui.

Sama dengan ibu lainnya, menyusui pasca melahirkan bukanlah hal yang mudah. Apalagi usai melahirkan ASI masih seret sehingga memaksakan bayi untuk minum pun sulit. Alhasil, terasa sakit di sekitar payudara dan sempat mengalami demam tinggi. Oleh karena itu, kondisi ini menambah rasa kecemasan dan kekuatiran.

Kelima faktor pemicu munculnya baby blues usai melahirkan menjadi pengalaman yang berharga untuk senantiasa mempersiapkan sesuatu. Di samping itu, sangat dibutuhkan kehadiran tenaga bantuan untuk membantu kebutuhan rumah tangga dan si kecil.

Memperjuangkan ASI untuk si kecil

Memasuki bulan kedua kondisi sudah mulai stabil dan sudah ada tenaga yang membantu urusan rumah tangga seperti memasak, menyuci dan sebagainya. Namun, waktu tidur si kecil belum bisa disesuaikan sehingga hal ini mengganggu waktu tidur.

Karena waktu tidur yang kurang membuat saya kembali mengalami kelelahan. Tiba-tiba ASI kembali seret dan si kecil jadi lebih rewel apalagi di jam-jam tertentu. Berdasarkan pengalaman berikut pemicu ASI seret:

  1. Kelelahan usai melahirkan

Sama halnya pemicu baby blues, maka kelelahan dan kurang istirahat merupakan salah satu penyebab ASI seret dan terasa sakit saat menyusui si kecil. Oleh karena itu, usahakan untuk memiliki waktu istirahat yang cukup dan menyesuaikan dengan waktu tidur si kecil.

  1. Kurang manajemen stres

Usai melahirkan, ibu lebih mudah mengalami stres karena semua hal dipikirkan dan susah untuk membagi-bagi pikiran. Alhasil, kondisi stres membuat kelancaran ASI tergangggu, sehingga dibutuhkan manajemen stres yang baik. Salah satu solusi yang saya lakukan adalah melakukan me time di saat si kecil tidur seperti pijat atau perawatan di salon.

  1. Pola makan tidak baik

Pola makan yang tidak baik serta asupan gizi yang kurang membuat ASI juga memiliki kualitas dan kuantitas ASI. Apalagi usai melahirkan anak kedua nafsu makan berkurang.  Sehingga dibutuhkan makanan bergizi dan kaya serat untuk kualitas ASI yang lebih baik.

  1. Pelekatan tidak tepat

Saat mulai menyusui si kecil belajar untuk melakukan pelakatan. Nah, biasanya pelakatan yang kurang tepat membuat ASI sulit keluar dan menyebabkan bayi mudah rewel apalagi di malam hari. Oleh karena itu, posisi ibu dan bayi saat menyusui harus tepat dan minta bidan untuk memberi pengarahan di awal menyusui.

  1. Jarang menyusui langsung

Salah satu kebiasaan yang dilakukan adalah memompa ASI, hal ini dilakukan karena pelekatan yang belum baik dan juga terasa sakit saat awal menyusui. Ternyata hal ini memberi pengaruh untuk kuantitas ASI yang berkurang atau seret.

Kelima kebiasaan tersebut perlahan dihilangkan demi menghasilkan kuantitas dan kualitas ASI yang terbaik untuk si kecil. Di samping itu, memperjuangkan ASI untuk si kecil adalah hal yang terbaik ASI eksklusif selama 6 bulan sampai dengan 2 tahun. Apalagi manfaat ASI yang sangat baik untuk si kecil:

  1. Bayi memiliki berat badan yang baik.
  2. Imunitas bayi yang lebih kuat.
  3. Memiliki limpahan kolesterol yang sehat.
  4. Mampu melindungi bayi dari berbagai kuman.
  5. Bayi tumbuh dengan sehat dan cerdas.
  6. Menambah bonding antara ibu dan anak.

Demi memperjuangkan ASI sampai 2 tahun nanti selain memperbaiki asupan nutrisi dan beberapa kebiasaan maka saya meminum Herba Asimor yang membantu melancarkan ASI secara alami. Hal ini diperlukan apalagi akhir-akhir ini produksi ASI terasa berkurang.

Herba Asimor sahabat Ibu menyusui

Herba Asimor

Kegiatan menyusui adalah satu hal yang menyenangkan sekaligus membanggakan bagi seorang ibu. Oleh karena itu, saat mengetahui si kecil hadir di rahim maka salah satu komitmen yang saya lakukan adalah berusaha sekuat tenaga untuk mampu menyusui si kecil sampai 2 tahun bahkan lebih.

Bersyukurnya, saat kelahiran si kecil pihak rumah sakit mendukung program IMD (Inisiasi Menyusui Dini) serta ibu dan anak dalam satu ruangan. Hal ini membuat saya sedikit nyaman karena melihat si kecil sepanjang waktu selama di rumah sakit.

Seperti diketahui bahwa IMD memiliki banyak sekali manfaat dalam melancarkan ASI, membantu pencernaan si kecil dan membuat ibu nyaman saat memeluk si kecil apalagi saat sentuhan skin to skin dengan bayi merasa ada kehangatan yang tidak terkira.

Berbagai tantangan pun dijalani dalam proses keberhasilan menyusui si kecil sampai saat ini. Bersyukurnya sampai saat ini produksi ASI semakin baik dan melimpah berkat memperbaiki kualitas asupan nutrisi, pola hidup dan juga Herba Asimor.

Herba Asimor merupakan produk herbal yang mampu membantu melancarkan ASI yang terbuat dari kombinasi 2 tanaman asli Indonesia, yaitu daun katuk dan daun torbangun yang secara turun temurun dipercaya dapat membantu melancarkan produksi ASI.

Di samping itu, Herba Asimor juga mengandung tambahan bioactive protein fraction dari ikan gabus.  Seperti diketahui, ikan gabus selain memulihkan ibu pasca melahirkan juga mampu mendukung kualitas ASI terbaik.

Lebih dekat dengan Herba Asimor

Herba Asimor

1. Kemasan

Kemasan terdiri dari 5 strip @6 kaplet salut selaput dibungkus dalam dusbox dengan dominasi warna putih dan merah muda. Bagian tutup kotak terdapat segel plastik dari Dexa Medica.

Dalam kemasan terdapat tanggal produksi dan expired date. Keterangan lengkap tentang komposisi, aturan pakai dan sebagainya. Herba Asimor merupakan produk dari PT Dexa Medica dengan natural advanced fractionation technology.

2. Komposisi

Bahan alami dalam pembuatan Herba Asimor adalah daun katuk, daun torbangun dan ikan gabus. Tiap kaplet salut selaput mengandung Galatonol ekstrak Sauropus androgynus folium & Coleus ambounicus herba 300 mg. Striatin ekstrak Channa striata & Ananas comosus 30 mg.

3. Manfaat

Manfaat yang diberikan adalah membantu melancarkan ASI apalagi di masa-masa 6 bulan pertama untuk ASI ekslusif. Di samping itu, suplemen ini baik dikonsumsi sepanjang menyusui si kecil sampai dengan 2 tahun.

Herba Asimor

4. Bentuk

Bentuk berupa kaplet salut selaput, tentunya nyaman dikonsumsi. Herba Asimor juga sudah terdaftar di BPOM dengan No.POM TR 172 599 731 sehingga aman dikonsumsi setiap hari.

5. Aturan Pakai

Untuk melancarkan ASI maka Herba Asimor ini sebaiknya dikonsumsi 2x sehari. Biasanya saya minum di pagi dan malam hari. Produksi ASI semakin baik dan si kecil jarang rewel di tengah malam.

6. Harga & Ketersediaan

Herba Asimor ini dapat dibeli melalui toko online, apotik dan juga toko obat yang sudah dipercaya. Herba Asimor dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau, apalagi terdiri dari 30 kaplet salut selaput dengan harga rata-rata Rp 55.000 – 60.000 per kotak.

Herba Asimor
Herba Asimor

Selama mengkonsumsi Herba Asimor produksi ASI semakin lancar serta keunggulan yang dimiliki adalah 3 bahan alami seperti daun katuk, daun torbangun serta ikan gabus yang memiliki manfaat baik untuk ibu menyusui. Nah, buat mamsi yang mau beli produk ini dapatkan di shopee masukkan kode Voucher GOAPMOMS dan dapat potongan 10%.

Menjadi seorang ibu adalah sebuah anugerah yang sangat besar dalam hidup saya. Oleh karena itu, saya berusaha melakukan yang terbaik untuk anak yang hadir di tengah keluarga. Mulai dari cara pengasuhan, mendidik dan juga nutrisi yang terbaik, oleh karena itu sedini mungkin saya memberikan ASI sampai pada waktunya nanti.

Bersyukurnya Herba Asimor mampu menjadi sahabat saya dalam membantu melancarkan ASI dan membuat saya nyaman dalam proses mengASIhi si kecil. Bagaimana dengan mamsi semua, tentunya punya pengalaman seru dalam menyusui si kecil yuks share di kolom komentar…

Categories: Parenting

20 Comments

riawani elyta · August 21, 2020 at 8:09 am

suplemen yang harus dikonsumsi para busui nih biar asi lancar dan tetep sehat

winda - dajourneys.com · August 21, 2020 at 8:36 am

senangnya sekarang ada penunjang busui ya mbak 🙂 ada asimor yang bisa membantu produksi asi, tapi yg terutama tuh ga boleh stress mbak, semangat ya mbak

nchie hanie · August 21, 2020 at 9:13 am

Haduh, Maaak..
Rasanya baby blues tuh bikin mati gaya, serba slah pulaaa, bawannya pengen nangis mulu yaa.
Alhamdulillah bisa diatasin yaaa. Masanya menyusui itu butuh sahabat setiaa, kek herba ASImor menjadi teman busui agar menghasilkan ASI yang berkualitas.

Ciani Limaran · August 22, 2020 at 1:03 am

Waaah… Makasih banyak mba infonya. Aku lagi hamil anak pertama, lagi ngumpulin banyak informasi untuk menjadi ibu nih. Khawatir, takut gimana gitu.

demia · August 22, 2020 at 4:42 pm

mau aku infoin juga ah ke temenku yang emang lagi ngasi jugaaa hihihi, siapa tau cocok juga dengan herba asimor iniii, soalnya aku masih kurang paham hihihi

Diah Alsa · August 22, 2020 at 9:00 pm

punya baby itu memang sesuatu banget, apalagi kalau semua kita yang mengurusnya, yaaa gitu deh, kadang malah jadi lupa urus diri sendiri, tapi sebisa mungkin tidur harus cukup.
Asimor ini bisa banget ya buat booster, kalau ASI lancar anakpun jadi tenang gak rewel 🙂

lendyagasshi · August 23, 2020 at 1:59 am

Tablet salut berselaput relatif lebih mudah ditelan yaa, kak Arda.
Perjuangan Ibu menyusui adalah harus tetap memenuhi kualitas ASI dengan makanan dan minuman yang dikonsumsinya.
Asimor memberikan solusi.

Andy Hardiyanti · August 23, 2020 at 3:19 am

Untuk 30 kapsul dan kandungan nutrisi yang lengkap, harga tersebut terbilang terjangkau yaa mbak. Herba asimor nih bagus deh dijadikan kado buat teman yang baru aja lahiran.

Nia Haryanto · August 23, 2020 at 3:49 am

Serba salah memang masa-masa menyusui itu. Stres, bikin asi jadi seret. Nah saat asi seret, kita jadi stres. Aku dulu sering begitu. Sedih jadinya saat asi seret. Mana bayi jadi rewel, gak kenyang. beberapa kali minum suplemen pelancar asi. Lumayan hasilnya. Kudu pada tahu nih para busui dengan asimor. Biar asi lancar dan bayi sehat.

Zia · August 23, 2020 at 5:34 am

ASI ini memang udah ga bisa ditawar lagi ya mba. Asupan utama bayi dan tentu biar lancar dan ASI melimpah kita harus konsumsi makanan yang bernutrisi bisa juga dengan tambahan suplemen. Selain itu busui harus bahagia. Semangat mengASIhi para busui.

Twitter: @iffiarahman · August 23, 2020 at 5:51 am

Memang mengasihi itu perlu perjuangan, salah satunya apalagi jika merasa asi sedikit, ikhtiarnya bisa dengan meminum herba asimor. Semangat ya kak

Mechta · August 23, 2020 at 8:11 am

Kondisi fisik dan mental Busui memang sangat berpengaruh terhadap produksi ASI dan pada akhirnya ke kondisi kesehatan baby ya mba.. Trims sdh betbagi ttg hal ini, insya Allah bermanfaat utk yg membutuhkan..

Apura · August 23, 2020 at 8:13 am

Seperti biasa ulasan Kak Arda lengkap banget. Aku juga konsumsi herba Asimor nih. Apalagi sejak anak MPASI kayaknya kok asiku malah berkurang minum ini cukup membantu

Tuty Queen · August 23, 2020 at 10:57 pm

Herba ASIMOR solusi banget ya buat ibu-ibu menyusui yang ASI nya kurang lancar apalagi ibu pekerja, jadi nggak repot-repot cari daun katuk.

Lidya · August 24, 2020 at 4:35 am

Waktu anak pertama tuh sempet sakit juga sampai lecet maklum ilmunya masih kurang. Untuk melanjcarkan asi banyak cara ya termasuk konsmsi suplemen herbal asimor

Emanuella Christianti · August 24, 2020 at 4:49 am

Pelukkkkkk Kak Ardaaaaa!!! Aku di anak pertama berantakan di masalah menyusui ni Kaaak…. Semoga di anak kedua bisa lebih baik 🙂 Thanks rekomendasi Asimornya ya….

Uniek Kaswarganti · August 24, 2020 at 5:33 am

Memang ya, perasaan cepat lelah itu ngaruh banget lho ke psikis. Tak jarang para mama terkena baby blues karena tidak ada support system di sekelilingnya. Hal ini lama kelamaan bisa berpengaruh pada kualitas ASI dari busui ini.

Yuniari Nukti · August 24, 2020 at 6:06 am

Menyusui adalah kegiatan istimewa, tapi seringkali Ibu menyusui kesakitan karena ada aja dramanya. Yang Asinya susah keluar, ada pula yang putingnya digigit si bayi, hehe..

Apapun kendalanya pasti menjadi cerita kelak yang manis untuk diingat ya Mbak Arda 😀

Indah Nuria · August 24, 2020 at 3:14 pm

Memang ASI yang melimpah merupakan anugrah luar biasa ya mba untuk kaum ibu seperti kita

Eni Martini · August 25, 2020 at 3:04 pm

Ibu menyusui memang butuh banget booster ASI biiar ASI lancar dan lebih bernutrisi ya mba. Apalagi kalau bayinya kuat banget ASInya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!