Hadirnya sosok anak di tengah keluarga merupakan anugerah yang indah dari Sang Pencipta. Terlebih bagi seorang wanita yang menjadi sempurna memiliki gelar baru yaitu Ibu. Keindahan tersebut merupakan amanah dan setidaknya orang tua memiliki peran yang penting untuk membentuk karakter anak menjadi baik dan berguna.

Oleh karena itu, orang tua harus benar-benar memahami potensi yang ada di dalam anak. Saya percaya bahwa setiap anak terlahir istimewa dengan keunikan masing-masing, sehingga seorang anak tidak dapat diberi label pintar, kurang pintar, atau yang lainnya.

Setiap anak memiliki potensi kecerdasan masing-masing dan sebagai orang tua, kita harus jeli melihat hal tersebut. Menurut penelitian usia 0 – 5 tahun merupakan usia emas (golden age) bagi seorang anak. Di mana usia tersebut, kita dapat menstimulasi anak melalui ransangan (stimulasi) fisik, motorik, lingkungan, berpikir melakukan sesuatu dan emosional.

Di masa ‘golden age’ anak sangat mampu menyerap apa saja yang ada di sekitarnya. Oleh karena itu, orang tua jeli melihat hal tersebut dan mampu mengasahnya baik dalam kondisi apapun baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Kemampuan mengasah kecerdasan anak sedini mungkin merupakan investasi yang baik di masa depan.

Pekerjaan yang tidak luput saya lakukan sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) memperhatikan prilaku anak sulung yang saat ini berusia 3 tahun lebih. Dari beberapa kecerdasan yang diuraikan di atas, ada beberapa yang menonjol ada juga yang tidak. Seperti contoh kecerdasan kinestik, di bidang ini si kecil sangat aktif. Bahkan lebih aktif dari anak-anak seusianya.

Di samping itu, beberapa permainan di dalam rumah seperti alat bermain, puzzle serta buku-buku juga membantu menumbuhkan rasa ingin tahu si kecil. Namun, terkadang ada rasa kebosanannya saat aktivitas hanya dilakukan di dalam rumah.

Untuk memenuhi rasa ingin tahu serta melatih setiap kecerdasan yang dimilikinya, maka berikut 7 (tujuh) aktivitas luar ruangan/rumah yang dilakukan guna mendukung berbagai kecerdasan anak:  

1. Bersepeda

Bersepeda adalah kegiatan yang sangat diminati si kecil. Di usianya 2 tahun, dia sudah minta dibelikan sepeda. Namun, pada saat itu kami membelikan ukuran yang terlalu besar untuknya, maka sampai saat ini masih membutuhkan bantuan dari orang tua untuk dia belajar mengendarainya.

Kegiatan bersepeda memiliki banyak manfaat seperti:

  1. Bersepeda mampu melatih motorik anak serta keseimbangan tangan dan kaki serta arah kanan dan kiri.
  2. Memaksimalkan kecerdasan kinestik terlebih saat mengayuh pedal.
  3. Meningkatkan rasa kemandirian saat mengendarai sepeda anak merasa lebih percaya diri.
  4. Melatih kemampuan untuk berkonsentrasi terlebih saat mulai belajar.
  5. Melatih kecerdasan interpersonal atau bersosialisasi dengan teman-teman saat bermain sepeda di lingkungan rumah.

Manfaat yang begitu banyak untuk melatih kecerdasan si kecil, maka aktivitas ini patut untuk dilaksanakan untuk anak-anak dalam masa usia emas. Namun, jangan lupa untuk memperhatikan keselamatan si kecil dalam bersepeda, menyediakan kebutuhan P3K saat terjatuh, dsb serta tetap dalam pantauan orang tua.

2. Taman Bermain

Di akhir pekan adalah jadwal yang menyenangkan untuk si kecil karena pasti akan mengunjungi taman bermain. Taman bermain yang berada di tengah kota dikunjungi banyak anak-anak. Tak hanya itu, permainan yang disajikan juga cukup banyak seperti prosotan, jungkat-jungkit, ayunan dan sebagainya.

Berkunjung ke taman bermain melatih si kecil untuk bersosialisasi dengan orang baru, lingkungan sekitar juga melatih si kecil mengenalkan berbagai permainan untuk mendukung kecerdasan kinestik-nya.

Sebagai orang tua tetap memberikan pengarahan mana permainan yang sudah dapat digunakan dan permainan yang belum sesuai dengan umurnya. Di samping itu, tetap lakukan pengawasan di tengah pengunjung taman yang begitu ramai.

3. Berkebun

Kegiatan yang satu ini dari dulu mungkin sudah disenangi banyak anak-anak seperti main tanah, air dan tanam-tanaman. Sedari dini, saya sudah mengenalkan berkebun atau bercocok tanam serta merawat tanaman seperti bunga.

Di sore hari, si kecil mulai melatih kinestik-nya dengan menghidupkan kran air, mengisi ember kecil serta menyiramkannya pada tanaman bunga di depan rumah. Tak hanya itu, dia juga suka memetik bunga yang sudah mulai layu/busuk.

Kegiatan berkebun secara maksimal melatih kecerdasan naturalis anak. Di mana si kecil dapat mengenal berbagai jenis bunga dan merawatnya.  

4. Berenang

Bermain air merupakan salah satu yang disukai anak-anak. Apalagi si kecil yang sudah mandiri yaitu mandi sendiri, tak jarang menghabiskan waktu sampai sejam bahkan lebih di kamar mandi.

Oleh karena itu, kegiatan berenang merupakan aktivitas luar rumah yang disukai. Berenang bersama menambah bonding antara orang tua dan anak.

Di samping itu, berenang memiliki manfaat untuk anak di usia emas seperti:

  1. Melatih kecerdasan kinestik dengan menyeimbangkan tubuh di dalam air.
  2. Melatih pernafasan anak agar semakin berkembang dan baik.
  3. Meningkatkan kecerdasan interpersonal dengan bertemu teman baru.
  4. Meningkatkan kepercayaan diri anak.
  5. Membentuk dan menguatkan otot di masa pertumbuhan anak.

5. Bermain Pasir

Di rumah, si kecil biasanya bermain pasir ajaib namun kegiatan ini terkadang membuatnya bosan karena di dalam ruangan. Namun, ketika anak dibawa ke pantai maka seharian dapat berjemur dan bermain pasir.

Bermain pasir di luar rumah atau pantai memberikan dampak positif yang baik  untuk perkembangan anak. Apalagi dapat menyatu dengan alam maka anak semakin kreatif.

Berikut manfaat bermain pasir untuk anak usia emas:

  1. Meningkatkan kreativitas anak dengan mengolah pasir menjadi berbagai bentuk.
  2. Melatih kemampuan sensori anak dengan merasakan perbedaan pasir yang kering dan basah terkena air pantai.
  3. Melatih kinestik terutama bagian tangan dalam membentuk pasir.
  4. Meningkatkan rasa ingin tahu serta sosialisasi terhadap orang dan lingkungan sekitar pantai.

6. Taman Hewan

Aktivitas selanjutnya yang dilakukan untuk meningkatkan salah satu kecerdasan anak yaitu bertamasya ke kebun binatang. Melalui perjalanan ini menambah kecerdasan naturalis anak terhadap berbagai fauna.

Anak dapat belajar mengenal berbagai jenis hewan dan membagi kelompok hewan-hewan tersebut. Dalam hal ini anak akan berusaha untuk mengamati bagaimana prilaku dan cara hidup hewan tersebut. Di samping itu, anak juga berkesempatan untuk bersosialisasi dengan lingkungan.

7. Toko Buku

Tidak semua anak senang dibawa ke toko buku, namun berbeda dengan si kecil yang kegirangan jika singgah ke tempat ini. Memang dari kecil kami menanamkan untuk gemar membaca dan menyukai buku walaupun posisi saat ini anak memang belum bisa membaca.

Berdasarkan pengalaman, anak-anak suka sekali mendengarkan cerita dari buku-buku yang dibacakan setiap malam. Alhasil, anak-anak mempraktikkannya serta mengulang cerita tersebut dengan bahasa mereka sendiri.

Saat ke toko buku, anak-anak melatih kecerdasan linguistik dikarenakan setiap mencari buku, anak diminta untuk belajar berbicara kepada sang pramuniaga. Pada saat di kasir pun, anak belajar untuk mengetahui berapa harga buku dan berbicara dengan kasir.

Selain itu, kecerdasan interpesonal atau bersosialisasi dengan orang baru juga bertambah. Apalagi saat di bagian buku balita, banyak anak-anak lain juga sehingga tak jarang terjadi komunikasi antar anak dalam memilih buku.

Tujuh aktivitas di atas begitu efektif menstimulus anak di usia emas. Di samping itu, membuat anak semakin aktif karena #aktifitusehat. Oleh karena itu, sebelum terlambat maka saya dengan seksama melakukan kegiatan-kegiatan di atas.

Aktivitas di atas tidak hanya dilakukan tanpa memberikan nutrisi yang baik untuk anak. Nutrisi yang tepat dengan gizi seimbang mampu mengasah kecerdasan semakin baik.

Bicara soal nutrisi maka salah satu yang tidak pernah ketinggalan dalam mendukung kecerdasan si kecil adalah memberikan susu. Semenjak lepas ASI saat umur 2,5 tahun, anak saya langsung dikenalkan dengan susu.

Masalahnya, si kecil tidak terlalu suka dengan susu bubuk walaupun sudah dibujuk berbagai cara tetap saja tidak membuahkan hasil. Setelah berkonsultasi dengan dokter, maka si kecil disarankan untuk meminum susu UHT yang sebenarnya jauh lebih baik daripada susu bubuk.

“UHT adalah singkatan dari Ultra High Temperature. Susu diolah dengan suhu tinggi agar bakteri patogen mati dan susu kembali steril.”

Pertama kali mengenalkan Susu Indomilk UHT Kids Full Cream yang baik untuk anak dari usia 2-5 tahun. Susu UHT ini mampu memenuhi kebutuhan kalsium dalam mempertahankan kepadatan tulang karena mengandung vitamin D. Di samping itu, susu ini dapat membantu mempertahankan keutuhan lapisan permukaan mata karena mengandung vitamin A.

Semula si kecil menolak sama seperti susu bubuk, namun lama kelamaan jadi suka karena ukurannya yang pas untuk sekali minum 115ml serta full cream yang membuat ketagihan.

Berikut 7 (tujuh) alasan kenapa saya memilih Susu UHT Indomilk Kids Full Cream untuk mendukung kecerdasan si kecil:

1. Kandungan Nutrisi Lengkap

Nutrisi yang baik dan lengkap mampu mendukung aktivitas si kecil saat berada di luar ruangan. Susu Indomilk UHT Kids Full Cream mengandung berbagai vitamin, terkhusus vitamin D dalam pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang serta gigi. Serta mengandung vitamin A yang baik untuk lapisan permukaan mata.

2. Tidak Mengandung Gula dan Garam

Susu UHT ini plain artinya tidak berasa manis ataupun garam dan sangat cocok diperkenalkan untuk anak selepas ASI. Saat si kecil lepas ASI di usia 2,5 tahun maka saya memperkenalkan susu yang plain agar rasa di lidah tidak melulu manis.

Kebanyakan makanan yang manis kurang baik untuk pertumbuhannya. Susu Indomilk UHT Kids Full Cream secara jelas dalam kandungannya tidak mengandung garam dan gula jadi sangat baik untuk pertumbuhan si kecil.

3. Ukuran Pas

Si kecil mudah bosan terhadap satu jenis makanan dan minuman. Ukuran 115 ml dari Susu Indomilk UHT Kids Full Cream pas tidak terlalu banyak ataupun sedikit. Sehingga dalam satu kali minum dapat langsung dihabiskan tanpa harus disimpan karena susu UHT memang harus habis saat kemasan dibuka.

4. Kemasan Praktis Tetra Pak

Kemasannya kokoh, rapi dan pas ditangan anak. Jadi saat bermain juga dapat dipegang dengan baik. Susu Indomilk UHT Kids ini dikemas dengan Tetra Pak yaitu pengemasan susu yang aman dan berkualitas tinggi.

5. Diproduksi & Dipasarkan Oleh Perusahaan Terpercaya

Diproduksi oleh PT Indolakto yang sudah terpercaya semenjak dulu dengan sertifikat Halal, Piagam Bintang Tiga Keamanan Pangan, Sertifikat ISO. Di samping itu, perusahaan ini selalu berinovasi menghasilkan produk yang bermutu tinggi.

6. Terdaftar di BPOM

Nah, untuk yang satu ini tidak boleh ditawar yaitu terdaftar di BPOM. Hal ini menjadi sangat penting untuk setiap susu yang akan dikonsumsi terutama untuk anak usia emas. Susu Indomilk UHT Kids Full Cream sudah terdaftar di BPOM berarti sudah melewati uji kelayakan dan dapat dikonsumsi serta dipasarkan secara umum.

7. Harga Terjangkau

Untuk ukuran susu 115 ml, maka harga yang ditawarkan cukup terjangkau untuk semua kalangan. Susu Indomilk UHT Kids Full Cream di bandrol Rp2.700 – Rp3.100 (P.Jawa-Luar P.Jawa). Oleh karena itu, Susu UHT yang baik ini sangat cocok untuk anak usia emas dan wajib di stock di rumah.

Kelebihan-kelebihan dari Susu Indomilk UHT Kids Full Cream ini menjadi alasan saya untuk tetap mempercayakan produk ini dalam mendukung kecerdasan serta tumbuh kembang si kecil. Anak semakin aktif, kebutuhan nutrisinya terpenuhi dan tentunya sebagai Ibu semakin bahagia menjalankan peran setiap harinya. Happy Parenting 🙂

Buat para Ibu yang saat ini mencari susu UHT terbaik untuk buah hati silahkan memilih Susu Indomilk UHT Kids Full Cream. Jika sudah memberikannya untuk si kecil, yuks ceritakan dengan mengikuti kompetisi blog yang berhadiah 15 Juta Rupiah:

  • Pemenang 1: Rp 5 juta
  • Pemenang 2: Rp 3 juta
  • Pemenang 3: Rp 2 juta

Bisa stock susu segudang di rumah 🙂

Categories: Blog

4 Comments

Yeti · February 13, 2019 at 11:35 am

Komplit. Inspiring mba..Suka bacanya.

Adhi Nugroho · February 13, 2019 at 12:30 pm

Lengkap sekali Ito. Panduan buatku nanti saat memiliki buah hati. Amin. Sukses selalu, Ito.

    ardasitepu · February 13, 2019 at 1:41 pm

    Amin, makasih to. Segera saya doakan memiliki buah hati ya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *