Suatu sore menjelang pulang kantor tiba-tiba bagian kepegawaian menghubungi untuk mencairkan dana perjalanan dinas seorang Dosen/Pegawai. Bukan suatu kebetulan, seorang wanita yang suka bermimpi ini belasan tahun berkutat di dunia keuangan. Mau tak mau semua pihak di kampus yang berkaitan dengan keuangan akan mengadu dan berkeluh kesah pada saya.

Selain memiliki wewenang untuk persetujuan mencairkan dana, saya juga memiliki kewajiban untuk membuat keputusan transportasi apa yang digunakan, baik darat, laut maupun udara. Di samping itu, perjalanan dinas semua pegawai yang tidak ada hentinya itu selalu membutuhkan pemesanan tiket yang cepat, praktis dan tentunya sesuai dengan budget keuangan. Perjalanan Dinas tak hanya disekitar Indonesia bahkan terkadang harus sebrang benua.

Krang-kring... Krang-kring, bunyi telpon di meja selalu menghiasi hari-hari dalam bekerja. Mulai dari urusan biaya perjalanan dinas, tiket pesawat, hotel dan sebagainya. Belum lagi kalau mendadak perjalanan dinas dibatalkan maka dengan secepat kilat menghubungi pihak maskapai penerbangan atau travel agent untuk membatalkan perjalanan tersebut. Kegiatan ini yang tidak dapat dihindarkan setiap bulannya. Tak jarang membuat kepala pusing.

Setelah pekerjaan terkait mengurus perjalanan seorang pegawai selesai maka yang tersisa hanyalah foto-foto cantik dari para pegawai yang berada di negeri sebrang. Biasanya sang pemesan tiket ini hanya duduk cantik memandangi media sosial sambil melihat kumpulan foto dengan pemandangan kota dan alam yang indah. Begitu juga berandai-andai punya kantong ajaib seperti Doraemon dapat melakukan perjalanan kemana saja. Terbersit dalam hati kapan aku kemana? #Halah...

Bagi seorang pegawai keuangan yang berteman dengan monitor serta dihibur dengan kalkulator sangat membutuhkan sebuah perjalanan. Kalaupun tidak dalam rangka liburan, setidaknya perjalanan dinas agar raga yang hampir 365 hari terkurung dalam kotak sabun 3x4 meter ini lebih fresh dan dapat melonggarkan isi pikiran.

Hal ini berbeda dengan jaman kuliah dulu atau awal-awal kerja yang hampir setiap tiga bulan menjejakkan kaki di suatu daerah baru mulai dari Sumatera – Kalimantan. Dilemanya adalah dulu di saat memiliki banyak waktu untuk melakukan wisata tapi dana masih terbatas. Sekarang, di mana sudah punya dana sampingan untuk traveling tapi kurang memiliki waktu.

Sambil mengenang waktu di mana pernah menjejakkan kaki di bumi Indonesia yang sangat indah ini. Rasanya ingin kembali menikmati perjalanan dengan sepenggal cerita yang sulit dilupakan.

Dua perjalanan yang paling terngiang sampai saat ini adalah saat mejelajah ke Danau Toba sang negeri andaliman dan Bukit Tinggi dengan keripik sanjai-nya. Bermodalkan dana yang minim dan senyuman optimis, akhirnya mendarat juga ke tempat wisata yang ramai dikunjungi para wisatawan. Tekhusus saat merasakan citarasa Pizza Andaliman yang terkenal dari Tanah Toba. Rasa andalimannya itu, masih menempel getir di lidah...

Makan di angkringan Malioboro merupakan salah satu kenangan yang indah. Di mana perjalanan kali ini dimulai dari Jakarta dengan kereta api menuju Jogyakarta. Disertai dengan hembusan angin dan tempat duduk seadanya karena berada di kereta api ekonomi. Ditambah dengan keindahan pantai di sepanjang Pulau Jawa membuat hati merindu ingin kembali. Apalagi Pulau Seribu yang terbentang nyata di ujung Pulau Jawa, rasanya ingin banget sekali lagi berdendang di Pulau itu. Ahay...

Tak pernah tepikirkan dapat menjejakkan kaki di Pontianak. Salah satu kota dengan seribu klenteng memberikan suasana tersendiri. Kota yang sederhana dengan berbagai makna budaya yang ditawarkan. Ditambah dengan daerah khusus yang dilalui garis khatulistiwa membuat Pontianak menjadi istimewa di mata pelancong dadakan ini.

Kalau ditanya ke beberapa orang maka salah satu destinasi wisata yang ingin dikunjungi adalah Bali. Pesona alam dan budaya menyatu dan membuat daya pikat tersendiri untuk kembali ke sana.

Setelah berselancar di beberapa daerah di Indonesia dan beberapa negara di Asia Tenggara, maka salah satu impian yang ingin diwujudkan adalah perjalanan ke Paris. Setidaknya foto di depan menara Eiffel yang sudah didambakan semenjak duduk di bangku sekolah. Rasanya keren aja ketika dapat menjejakkan kaki ke kota yang terkenal romantis tersebut. Suatu saat nanti berharap bisa mewujudkan impian ke Paris. Di samping itu, menyusuri toko kue di sepanjang jalan dan mencari spot foto yang instagramable. Cekrak-cekrek abis itu upload di medsos sambil membuat catatan kecil yang akan diabadikan dalam blog kecilku...

Setelah curhat sedikit tentang perjalanan di Indonesia yang begitu mempesona dan impian ke Paris yang belum terwujud, selalu berdoa semoga dapat rezeki menumpuk dari awan sehingga dapat mengeksekusi perjalanan wisata tahun depan. Sembari menabung sedikit demi sedikit berharap juga ada travel agent yang memudahkan para traveller.

Semenjak menjadi wanita sang pemesan tiket di kantor maka salah satu pengalaman yang menyenangkan adalah ketika memesan tiket pesawat dari Traveloka. Beberapa kali memesan tiket pesawat dan meminta teman kantor untuk memesan tiket pesawat dari Traveloka semua berjalan dengan lancar, bahkan saat hari H para dosen/pegawai membatalkan perjalanan dinas maka Traveloka sangat responsif untuk membantu dan memberikan kemudahan dalam hal refund. Semua jadi bisa berkat Traveloka.

Siapa yang tidak kenal Traveloka? Semenjak iklannya wara-wiri di televisi, saya mulai mencari kesempatan untuk mengenal jauh melalui internet. Searching sana-sini untuk memudahkan pekerjaan saya sebagai sang pemesan tiket. Alhasil ketemu deh situs Traveloka yang perdana sekali menyajikan tiket pesawat dan hotel. Namun, saat ini sudah mengembangkan sayapnya sampai kepada top up pulsa dan paket data internet. Oleh karena itu, saat ini hampir semua perjalanan dinas di Kantor yang membutuhkan tiket pasti pesannya dari Traveloka, alasan utamanya adalah karena kemudahan yang diperoleh saat mencari tiket pesawat.

Harga yang ditawarkan oleh Traveloka sangat bersaing dan tentunya lebih murah. Dari sisi pemesanan kita dapat dengan mudah memesan tiket pesawat. Memesan tiket pesawat di Traveloka semudah menghidupkan tombol lampu, tinggal klik semua langsung berjalan dengan sistem. Sistem mencari semua tujuan penerbangan baik dari segi harga, serta promo yang sedang berlangsung.

Berikut cara memesan tiket pesawat dengan mudah di Traveloka:

Setelah merasakan mudahnya memesan tiket seluruh customer saya di kantor maka dalam waktu dekat akan memesan tiket untuk pribadi. Soalnya pegawai yang wajahnya mulai berbentuk kotak karena hari-hari mengurus keuangan ini butuh liburan. Andai belum sanggup liburan di luar negeri, setidaknya dapat liburan di dalam negeri. Ya pasti kalau mau liburan pesat tiket pesawatnya di Traveloka, seperti alasan yang sudah dikemukakan yaitu bekerjasama dengan banyak maskapai penerbangan, transaksi online yang sangat aman, Traveloka sangat mengerti kebutuhan customer-nya, harga terjangkau termasuk pajak, banyak pilihan pembayaran. Jadi dimana dan kapan saja dapat memesan tiket pesawat. Di samping itu, Traveloka juga menyediakan fasilitas pemesanan hotel yang ciamik di nusantara ini. Wah rasanya ingin segera menyegerakan cuti tahunan untuk dapat liburan ke Bali dengan suami dan krucils. Menyiapkan segala sesuatunya dengan memesan tiket di Traveloka. So, Traveloka Dulu, Liburan Cantik Kemudian....

Mudah Dalam Pemesanan 97%
Harga Lebih Murah 98%
Banyak Promo 96%
Mudah Refund 94%
Fast Respon 92%
Sumber
  1. Pengalaman Pribadi
  2. Traveloka
Infografik

Anggraini Arda Sitepu

Foto
  1. Pribadi
  2. Istockphoto
Categories: Blog

4 Comments

Nissa AMS · November 25, 2017 at 12:20 am

Kalo Traveloka pernah make buat mesen Tiket Pesawat dalam negeri plus kereta api, baru tau kalo ke luar negeri juga bisa ya ternyata..

love from Jogja · December 2, 2017 at 12:05 pm

Keren mbak…sukses ya…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Blog

Kunci Keharmonisan Rumah Tangga : Ada Resik-V di Miss V!

Rona kebahagiaan terpancar dari wajah Nenek dan Kakek yang merayakan usia pernikahan ke 75 Tahun. Walaupun usia mereka tak lagi muda, namun kemesraan itu masih menempel sampai sekarang. Karakter saling memperhatikan, memberi dan memiliki begitu Read more…

Blog

Soda Menggoda Di Ujung Taput

Tak Perlu ke Venezuela Keindahan Indonesia sudah tidak diragukan lagi, tidak hanya mata domestik yang berdecak kagum, dunia internasional pun terpana bahkan berbondong-bondong membedah surga tersembunyi di negeri ini. Tak aneh, kalau saya selalu membanggakan Read more…

Blog

Merajut Asa Bersama Astra

Hampir sepuluh purnama aku tidak menjejakkan kaki di kota ini. Kota yang menorehkan berjuta kenangan, kota yang mengajarkanku akan cinta mula-mula dari seorang Ibu kepada anak. Di sini banyak sekali masa lalu yang terbingkai dalam Read more…