Dear all,

Kali ini makmil mau share tentang pengalaman nge-blog yang sebenarnya enggak se-spektakuler para blogger yang memang eksis di dunia digital akhir-akhir ini. Tapi apa boleh buat kadung kecemplung di dunia blog jadi mau enggak mau harus konsisten. Mungkin dengan diadakannya BPN 30 Day Challenge ini membuat makmil berpikir kembali sebenarnya selama ini lebih suka nulis tema apa.

Jujur sejujurnya, kalau ditanya tema apa yang paling disukai saat menulis blog, maka jawabannya adalah dunia Parenting. Tapi kalau dipikir-pikir dan diulik kembali dari dua blog yang dipegang maka tentang parenting itu sedikit banget bahkan banyaknya itu review produk sana-sini.

Lha, pertanyaannya kok bisa dua blog isinya cuma review produk sana-sini? Mungkin makmil ini belum menyadari bahwa nge-blog itu enggak sekedar lomba. Tanpa dipungkiri, sebagian besar alasan yang menyatu di otak ini saat membuat blog dengan hosting dan domain yang berbayar adalah untuk lomba dan memenangkan hadiah.

Mungkin juga karena latar belakang akuntansi jadi pikirannya duit mulu, hehe… Ujung-ujungnya, cari duit dari blog demi dia dan si buah hati. Akhir-akhir ini mikir, siapa juga yang mau baca blog isinya perlombaan mulu, walaupun bentuknya informasi dan share produk tapi kan belum tentu bersifat netral demi memenangkan sebuah pertandingan.  

Makanya, saya salut dengan para emak maupun para gadis & bujangan yang mau nulis blog khusus untuk memberikan informasi yang menarik dan bermanfaat. Alhasil, blog merekapun memiliki niche yang menarik seperti dunia travel, beauty, kesehatan, parenting, dsb. Sedangkan blog saya isinya gado-gado mulai dari review produk gadget, kesehatan, teknologi, perbankan, asuransi sampai kepada review tempat jual beli emas, semuanya di review hehehe…

 Setelah hampir 3 tahun ini mengikuti berbagai review baik dari perlombaan maupun sponsor, maka saya menyadari bahwa salah satu tema yang memang paling disukai adalah me-review berbagai jenis produk atau jasa. Mengulik produk barang dan jasa memiliki tantangan tersendiri.  Pertama, kita harus menyukai jenis produk dan jasa yang akan diulas. Pengalaman memenangkan beberapa perlombaan dan berhasil menyelesaikan permintaan sponsor adalah karena pertama sekali saya belajar menyukai apa yang diulas.

Jika saya sudah enggak sreg menulis sebuah tema namun dipaksakan untuk membuat tulisan tersebut maka ukurannya adalah prestasi. Pasti jarang memenangkan lomba hehehe. Tapi ketika ada produk dan jasa yang begitu saya sukai bahkan langsung tune in dan pikiran langsung melebar sana-sini untuk menulis maka disitulah titik kemenangan saya dan yakin akan berhasil menulis tema tersebut.

Mungkin, blogger bingung kok bisa sih ada jenis tema review sana-sini. Oleh karena itu, harapannya bagi blogger pemula menulislah dengan tujuan awal blog-nya mau dibawa kemana, jangan hubungan saja yang dibawa kemana eaa… Mungkin suatu saat nanti makmil ini memiliki blog dengan niche tertentu dan memenangkan hati banyak para pembaca. Alhasil, kelak punya buku sendiri bahkan jadi pembicara sana-sini layaknya orang hebat blogger terdahulu.

Nah, buat blogger yang isi blog nya masih gado-gado dengan berbagai tema, enggak masalah kelak kita akan menemukan tujuan kita masing-masing. Mungkin kita masih berjalan di persimpangan jalan dan belum kelelahan untuk bermain-main dengan kata-kata.

Berikut 5 (lima) tips dari makmil jika ingin menulis tema “review produk barang & jasa”:

1. Kenali terlebih dahulu jenis barang dan jasa yang ingin diulas. Kira-kira kamu akan menemukan sesuatu yang membuat tulisanmu berbeda dari penulis lain atau tidak. Kalau kamu tidak menyukai dan terhenti saat pandangan pertama, maka jangan lanjutkan untuk mengulasya karena akan sia-sia dan bisa-bisa gagal di pertengahan jalan alias mentok.

2. Pelajari barang dan jasa yang akan terlebih dahulu dan cari perbedaan yang signifikan dengan barang dan jasa sejenis, sehingga menemukan keunikan atau kelebihan barang dan jasa yang akan di ulas.

3. Setelah menemukan keunikan dan kelebihan, langsung dibuat tambahan artikel seperti infografis, gambar atau video mendukung

4. Lakukan penilaian terhadap barang dan jasa dengan sejujurnya namun karena berhubungan dengan produk harus terlihat diunggulkan maka lihatlah dari sisi kelebihan. Untuk sisi kekurangan masukkan ke sisi masukkan.

5. Mulai menulis dengan mengalir kalau mau lebih mudah buat outline alias garis-garis besar agar tidak ngalur ngidul kesana kemari.

Nah, buat blogger semua yang mau mulai memenuhi blog nya dengan review produk selamat mencoba kali aja kebanjiran job untuk review berbagai produk dengan barter yang menyenangkan.

Happy Blogging…

Categories: Blog

2 Comments

Ivonie · November 21, 2018 at 10:39 pm

Terpenting tetap semangat menulis blog, kadang karena sibuk nentuin tema blog malah gak nulis-nulis hehehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *