Tak dapat dipungkiri kalau saat ini seluruh penjuru Indonesia sudah menikmati kebebasan berselancar di dunia maya. Dari kota sampai desa, dari muda sampai tua sudah bereuforia mendapatkan informasi tentang apapun dari internet. Kemajuan era digital memberikan dampak positif bagi setiap masyarakat yang bijak menyikapi kehadirannya. Apalagi dunia dengan mobillitas yang sangat tinggi saat ini membutuhkan internet yang dapat memudahkan segala kegiatan dan pekerjaan.

Seperti contoh, kalau dulu emak-emak yang hobi belanja seperti saya pengen barang yang berada di Pulau Jawa, sedangkan saya berada di kota Medan. Sudah pasti memperoleh barang yang diinginkan sangat susah dan membutuhkan waktu yang cukup lama dan dana yang besar. Kalau sekarang? Semua tinggal klik maka toko online dengan secepat kilat akan mengirimkan barang pesanan tersebut.

Begitu juga di kalangan penjual/produsen, kalau dulu hanya menunggu pelanggan di lapak masing-masing, sekarang pedagang sudah dapat menjemput bola dengan mencari pembeli di dunia maya. Semenjak internet berkembang di Indonesia, semua jadi mudah dan terasa menyenangkan. Menurut data APJII, pengguna internet di Indonesia mencapai 130 juta orang lebih dari berbagai profesi dan usia. Internet bukan lagi barang langka dan dikonsumsi orang yang mumpuni, akan tetapi semua warga sudah dapat merasakannya kapan dan dimanapun.

Menjadi permasalahannya adalah apakah internet yang digunakan itu murah??? Ternyata penggunaan internet tidaklah semurah senyuman Hamish Daud… HalahBandwith yang dimiliki produsen dan digunakan oleh konsumen nilainya sangatlah mahal. Oleh karena itu, penggunaan internet di Indonesia yang cukup tinggi ternyata masih mahal, apalagi melalui serat optik, segala perangkat, pajak dan sebagainya.

Ngomong-ngomong soal bandwith, sudah pada tahu belum pengertiannya? Bandwith sendiri merupakan suatu nilai konsumsi transfer data yang dihitung dalam bit/detik atau yang biasanya disebut dengan bit per second (bps), antara server dan client dalam waktu tertentu. Atau definisi bandwidth yaitu luas atau lebar cakupan frekuensi yang dipakai oleh sinyal dalam medium transmisi. Maka tak aneh kalau sekarang tawaran harga kuota untuk setiap provider cukup mahal, kecuali untuk promo-promo tertentu. Jadi, setiap pengguna internet saat ini, suka irit pemakaian, kalau lagi enggak memakai internet maka data di smartphone pasti deh di matiin. Ya iyalah, soalnya sayang kuota kalau terbuang sia-sia.  

Saya adalah 1 (satu) dari jutaan orang pemakai internet yang terjebak dengan kuota. Mulai dari koleksi jenis kartu dari setiap provider karena biasanya kartu baru memberikan banyak diskon dan kuota yang berlebih. Nah, kalau sudah habis biasanya ganti kartu lagi. Apalagi sekarang, sudah dilakukan registrasi saat pemakain kartu baru, bisa-bisa kartu keluarga (KK) dan KTP ada di semua kartu smartphone. Tak cukup KK satu keluarga bisa sampai KK satu kampung dipinjam buat registrasi banyaknya kartu.

Soalnya, kalau harga kuota yang ditawarkan oleh simcard yang digunakan suka mahal bahkan harganya selangit. Apalagi sekarang sudah pakai sinyal 4G, bisa-bisa pulsa Rp100.000 hanya tahan untuk seminggu, siapa kuat? Makan aja pas-pasan. Masa, harus makan kuota demi internetan, kan enggak mungkin. Rasa-rasanya ingin lepas dari belenggu kuota saat ini, karena internet bukan saja sebagai sarana mendapatkan informasi akan tetapi juga sebagai mendulang pundi-pundi sedikit demi sedikit.

Jika ada yang bertanya, mengapa saya tidak bisa terlepas dari internet? Sebagai orang yang bijak memanfaatkan internet, ceile bijak… Banyak hal positif yang bisa diambil. Seperti saat ini, si kecil yang lagi senang-senangnya mempelajari lagu anak-anak karena salah satu melatih kecerdasan seni. Sejujurnya televisi saat ini sangat kurang menyajikan tontonan lagu anak-anak.


Jadi, mau enggak mau internet dikoneksikan ke laptop atau smart TV dan melalui youtube si kecil dapat bernyanyi riang. Enggak kebayang kan, kalau memutar 1(satu) lagu saja sudah berapa kuota yang terpakai dan belum lagi kalau si kecil maunya sampai setengah jam mendengarkan lagu anak-anak, bisa-bisa jebol kuota-nya hanya untuk melatih kecerdasan si kecil. Ibu belahan bumi mana yang tahan???

Selain untuk si kecil, internet saya gunakan untuk mencari nafkah kecil-kecilan dari dunia maya. Bermodalkan pengalaman kerja sebagai redaktur di sebuah perusahaan majalah dan sekarang hanya duduk manis sebagai IRT alias Ibu Rumah Tangga maka hal ini dijadikan kesempatan untuk menulis dan menghasilkan.

Setelah memberanikan diri untuk memiliki blog, maka dalam setiap kesempatan menulis sebagai blogger. Juga saat ada kompetisi maka selalu memberanikan diri untuk ikut dan bersaing dengan blogger handal terdahulu alias senior. Di lain kesempatan memiliki job dari beberapa brand untuk diulas di blog serta dikembangluaskan di media sosial. Thanks God, penghasilannya bisa nambah-nambah buat beli beras, cabai dan tomat.  

Menulis artikel atau ulasan brand di laptop saja tidak cukup, namun kembali membutuhkan internet untuk sarana publikasi di blog serta mempromosikan brand yang ditulis. Paling nyesek itu adalah saat menjelang deadline kompetisi atau permintaan brand  tiba-tiba kuota habis. Sakitnya tuh terkadang di dompet dan penghasilan bulanan, soalnya mau enggak mau dapat teguran dari brand yang akan ditulis dan dipromosikan. Secara tidak langsung akan memberikan dampak buruk buat job-job menulis selanjutnya dan terkesan tidak profesional.

Semoga dalam waktu dekat bisa merasakan internetan tanpa batas alias unlimited dan bebas dari penjara kuota. Apa mau dikata selama ini masih nyaman dengan kuota walaupun selalu memberi kesesakan tersendiri. Sudah harga kuota mahal, lemot, sinyal susah sehingga tak jarang hati harus baper menghadapinya.

Sudah bosan dengan kuota, saatnya beralih ke internet yang tanpa batas alias unlimited. Masalahnya bingung mau beralih ke provider mana? Takutnya, di awal janji-janji surga soal unlimited lama-lama tekor juga pakai di harga dan jaringan lemot tapi tidak memberikan pelayanan yang terbaik. Bersyukurnya, beberapa waktu lalu mendapat testimoni dari teman yang sudah menggunakan Internet Unlimited BOLT. Jenis BOLT yang digunakan adalah BOLT MIFI. Alasan utama rekomendasi BOLT adalah jaringan/network yang saat ini super duper bagus dengan akses internetan sepuasnya tanpa lemot.

Bersama BOLT Internet Unlimited tidak ada lagi kalimat mikir kalau kuota akan habis. Apalagi kalau kegunaannya seperti saya untuk nge-blog, nulis di internet sepuasnya dapat tercapai kapan dan dimanapun. Asiknya dengan BOLT MIFI adalah bisa dibawa kemana-mana jadi saat mengantarkan anak sekolah, bermain dan sebagainya bisa dipakai. Bentuknya yang portable memudahkan untuk lebih mobilitas dalam berkreasi. Jangkauan sinyal BOLT saat ini juga sudah lebih luas dan kuat. Jadi kalau sudah menggunakan BOLT Internet Unlimited tidak lagi dipusingkan masalah getar-getir kuota, seperti dulu kala.

Internetan unlimited yang ditawarkan BOLT juga murah, dimulai dari Rp90 ribuan/bulan. Jadi kebayangkan, biasa menghabiskan dana sampai ratusan ribu untuk membeli kuota per/bulan, saat ini dengan sepuasnya hanya bayar puluhan ribu. Check it out jenis paket yang dapat dipilih:

1. Harga biaya berlangganan bulanan belum termasuk Pajak.

2. Untuk pembayaran deposit dan biaya bulanan, Pelanggan dapat menggunakan metode pembayaran Cash (Tunai/Transfer) maupun Kartu Kredit (termasuk Auto Debit).

3. Biaya deposit Rp. 300,000 (pembayaran kartu kredit), Rp. 400,000 (pembayaran cash).

4. Untuk paket Ultra Unlimited Smartphone Biaya deposit Rp. 99,000 (pembayaran kartu kredit), Rp. 120,000 (pembayaran cash).

5. Deposit dapat dikembalikan saat Pelanggan berhenti berlangganan, hanya jika Pelanggan telah menyelesaikan segala kewajiban yang harus dipenuhi.

6. Tagihan akan diproses dan dikirimkan kepada Pelanggan melalui email sesuai dengan periode billing yang terdaftar. Pelanggan akan diberikan waktu untuk melakukan pembayaran sampai dengan tanggal jatuh tempo yang tertera di tagihan (jika melebihi jatuh tempo, layanan internet akan diberhentikan secara otomatis).

7. Periode kontrak berlaku 12 bulan, untuk pemtusan kontrak sebelum periode berakhir maka akan dikenakan biaya penalty Rp. 250,000 (Bundling device) atau Rp.0 (device dikembalikan), untukPaket Unlimited Smartphone tidak ada biaya penalti.

8. Penggunaan paket Ultra Unlimited tidak dianjurkan untuk layanan peer-to-peer dan VPN.

9. Paket Unlimited Smartphone hanya untuk digunakan di perangkat Smartphone, dan tidak dapat digunakan di perangkat lain seperti MIFI atau CPE Home Router.

10. Untuk menjaga kualitas layanan, BOLT berhak melakukan pengawasan dan melakukan tindakan yang diperlukan terhadap penyalahgunaan akses internet, seperti penggunaan untuk kepentingan komersial, penggunaan layanan peer-to-peer yg abnormal, dll.

Nah, buat kamu dan saya yang masih pusing cari internet unlimited, yuks segera beralih ke BOLT Internet Unlimited. Kerennya, BOLT itu saat ini sudah Ultra Speed (Cepat), Ultra Coverage (Cakupan Luas) serta Ultra Value (Lebih Hemat). Jika dibanding dengan lainnya tentunya #BOLTlebihcepat dan lebih asik diajak bekerjasama untuk menambah pundi-pundi dan berselancar di dunia maya. Internetan sepuasnya tanpa baper lagi bersama BOLT. Tunggu apalagi, yuks segera ke toko terdekat dan miliki BOLT MIFI idaman kamu…

Info lebih lanjut yuks, kunjungi media sosial BOLT berikut ini:

Categories: Blog

10 Comments

Amir · September 3, 2018 at 1:16 am

Kemaren aku juga sudah coba bolt, dan cepeeettt banget

    ardasitepu · September 3, 2018 at 2:11 am

    Jadi pengen coba yg unlimited mas 🙂

adhi nugroho · September 3, 2018 at 3:12 pm

Mantap Mba. Cussss…

Nureda · September 9, 2018 at 1:01 pm

Karena di Medan jadi BOLT nya pengen 1 euy. Segera beli unlimited lagi.

    ardasitepu · September 9, 2018 at 1:14 pm

    Ayukk mom dibeli, sinyalnya sudah oke banget 🙂

Riri · September 9, 2018 at 1:02 pm

Artikel nya informatif banget, tertarik beli BOLT apalagi jaringannya makin oke.

Anisa · September 9, 2018 at 1:03 pm

Sudah punya memang unlimited dan sinyalnya oke. Keren mba tulisannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *