Bicara soal diri sendiri sebenarnya agak sulit untuk mendiskripsikan karakter dari makmil yang memang terlahir dan hidup dengan berbagai tantangan. Dibesarkan dikeluarga yang penuh disiplin dan perjuangan serta lingkungan yang benar-benar membuat saya terbentuk dengan berbagai karakter.

Bicara soal karakter dan kepribadian menurut Florance Littauer terdapat 4 (empat) jenis kepribadian:

  1. Sanguinis

Ramah dan memberikan kesan ceria dan suka memotivasi orang lain. Karakter sanguinis biasanya bersifat optimis dan mudah berteman dengan siapapun.

  1. Koleris

Tegas, cepat dan tanggap, karakter koleris cenderung setia, fokus. Di samping itu, koleris disebut sebagai workaholic dan keras kepala.

  1. Melankolis

Pendiam, pemikir dan perfeksionis. Menyelesaikan pekerjaan secara sistematis terkadang pesimis dan sering kecewa jika hasil pekerjaan tidak memuaskan.

  1. Plegmatis

Kepribadian yang selalu merasa cukup terhadap apa yang dimiliki. Lebih banyak diam, tidak mudah bergaul. Namun memiliki penguasaan diri yang cukup stabil.

Dari keempat tipe kepribadian di atas maka seorang teman dalam penilaiannya pernah menyatakan bahwa makmil ini adalah seorang yang sanguinis dan koleris. Seseorang yang mudah bergaul dan berteman dengan yang lain serta suka bekerja keras walaupun sedikit keras kepala.

Karakter yang melekat tersebut memudahkan makmil untuk mencari teman sebanyak-banyaknya baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Karena menurut saya karakter yang seperti ini tentunya menyenangkan untuk mengenal orang baru.

Dari kepribadian tersebut akhirnya, dapat dijabarkan ada 6 (enam) fakta tentang Arda Sitepu:

1. Ceria

Ya, mungkin hampir rata-rata teman yang mengatakan bahwa makmil ini adalah orang yang suka tertawa, ngebayol dan bercanda. Tak hanya di lingkungan pergaulan bahkan sampai di keluarga besar pun terkenal anak yang tidak pernah bisa diam kalau bisa ngelawak aja kerjanya.

Pada pandangan pertama, menurut orang banyak juga terkesan ramah. Karena memang suka banget menyapa terlebih dahulu dan berkenalan. Asiknya jadi lebih banyak teman bergaul dan sebuah prinsip bahwa banyak teman banyak rezeki hehehe…

2. Optimis

Pantang menyerah alias optimis adalah karakter yang selalu ditanamkan oleh kedua orang tua. Sedari kecil tentunya menjalani kehidupan tidak semudah yang dibayangkan. Namun, saat ada kata optimis dalam hidup maka semua dapat dilalui dengan mudah.

Sebagai wanita tentunya karakter optimis sangat baik, khususnya mendorong suami dan anak-anak untuk terus melakukan yang terbaik. Apalagi kalau ikut pertandingan nge-blog selalu optimis untuk mengerjakannya dan akhirnya dapat memberikan hasil yang terbaik.

3. Pekerja Keras

Ibu saya adalah seorang pekerja keras, semua dapat dilakukannya dengan mudah tanpa mengenal lelah. Tak hanya satu pekerjaan bahkan sepuluh kerjaan dapat dilakukan sekaligus. Oleh karena itulah sampai saat ini saya meniru karakter ibu. Apa saja dapat dilakukan bahkan mulai A sampai Z dapat dilakukan secara bersamaan.

Setelah menjadi seorang ibu rumah tangga alias IRT, saya juga tak hanya diam di rumah mencari sampingan kanan, kiri, depan dan belakang, kalau bisa ke semua arah. Tak mudah lelah dan selalu berkeingan kuat untuk menyelesaikan berbagai tantangan.

4. Peduli

Salah satu karakter peduli dan peka terhadap kekurangan orang merupakan bagian yang menyenangkan. Mudah iba terhadap suana yang dialami orang dalam kesusahan.

5. Pemarah

Karakter yang negatif yang terkadang menakutkan diri sendiri bahkan orang lain adalah Pemarah. Walaupun senang bergaul, ceria serta tertawa terbahak-bahak, namun jika ada masalah yang bersinggungan maka langsung menjadi seorang Singa yang benar-benar pemarah.

Kadang-kadang sampai menjadi orang yang benar-benar meluapkan semuanya. Namun, sampai di situ saja dan tidak diingat lagi ketika semua sudah keluar. Hal ini yang menyebabkan jadi ketakutan tersendiri bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.

6. Keras Kepala

Waduh bicara soal keras kepala merupakan salah satu karakter terakhir. Sampai-sampai kalau sudah merasa besar maka siap adu ngotot-ngototan. Susah dibilangin, namun setelah berpikiran tenang maka kembali mampu menyadari dan menyesali hal yang terjadi.

So, demikian fakta diri seorang arda sitepu yang kebanyakan kata orang sih susah-susah gampang. Tak hanya itu, sebisa mungkin karakter yang negatif ini sedikit demi sedikit mulai dapat dikendalikan. Namanya juga semakin dewasa maka otomatis dapat semakin bijak.

Nah, buat blogger semua tentunya dalam diri pribadi ada dong karakter yang sangat menonjol baik positif maupun negatif. Yuks di share di kolom komentar.

Categories: Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *