Dewasa ini perkembangan dunia begitu cepat, hal ini ditandai dengan revolusi industri 4.0 yang mulai beralih ke dunia serba digital atau disruptif teknologi. Tak hanya di bidang industri, ternyata dunia pendidikan pun memiliki kemajuan yang jauh berbeda dari generasi sebelumnya.

Selama ini kita mengenal generasi milenial (Y) yang saat ini berperan penting dalam perputaran dunia baik ekonomi, sosial dan politik. Selanjutnya generasi Z yaitu generasi yang baru memulai dunia perkuliahan sampai awal bekerja.

Generasi selanjutnya adalah generasi alfa, anak-anak yang lahir di atas tahun 2010. Generasi ini kelak secara signifikan mempengaruhi putaran dunia di semua aspek.

Metode pendidikan di generasi milenial pada umumnya mengembangkan karakter yang baik, berwawasan serta memiliki motivasi kebersamaan. Hal ini terlihat dari kurikulum pendidikan yang mengutamakan nilai-nilai seperti PMP (Pendidikan Moral Pancasila), P4 (Pedoman, Penghayatan dan Pengamalan Pancasila), dsb.

Nilai-nilai moral di generasi milenial menjadi kunci utama dunia pendidikan. Berlanjut ke generasi Z dimana kurikulum P4 sudah mulai dihapuskan dan pendidikan memiliki revolusi yang signifikan.

Pendidikan di generasi Z sudah mengandalkan teknologi. Berbeda seperti jaman milenial bahwa murid mendapatkan ilmu pure dari guru dan buku. Tidak ada jawaban benar lainnya selain dua sumber tersebut.

Nah, anak jaman now (generasi Z) mendapat pengetahuan tidak hanya dari kelas melalui buku dan guru, akan tetapi semua serba internet. Generasi Z terkenal dengan individual, mengejar prestasi dan persaingan.  

Mengacu pada percepatan yang diciptakan generasi milenial dan generasi Z maka diprediksi generasi alfa akan lebih canggih dibanding dua generasi sebelumnya. Generasi alfa dinilai jauh lebih terdidik, lebih akrab dengan teknologi dan generasi paling sejahtera.

“Alpha kids will grow up with iPads in hand, never live without a smartphone, and have the ability to transfer a thought online in seconds. These massive technological changes, among others, make Generation Alpha the most transformative generation ever.” McCrindle_BusinessInsider

Perkembangan pendidikan di lintas generasi cenderung kehilangan misi utamanya yaitu membentuk karakter manusia. Pendidikan moral dan karakter bukan lagi merupakan faktor utama seorang anak menjalani pendidikan. Hai ini dianggap tugas orang tua atau wali di rumah.

Kedua anak saya masuk kepada generasi alfa. Sebagai orang tua tentunya sudah membayangkan bagaimana pelajaran dan pencapaian prestasi di dunia sekolah. Belum lagi pembentukan karakter harus kuat ditanamkan dalam menghadapi arus teknologi yang tidak dapat lagi dibendung.

Pada umumnya, pendidikan di sekolah hanya mengutamakan kecerdasan matematik, lingual dan sebagian kinestik. Oleh karena itu, hal yang dinilai hanya pada kemampuan belajar ilmu pasti, bahasa dan sosial.

Sehingga untuk memenuhi tantangan jaman yang akan dihadapi generasi alfa maka diperlukan pendidikan informal yang dapat menyeimbangkan kehidupannya kelak serta mampu menghadapi tantangan setiap revolusi.

Bagi generasi alfa dalam arti di tahun ini yang tertua sekitar berumur 9 tahun atau sekitar kelas 3-4 SD. Selain pelajaran formal yang diterima, maka untuk anak generasi alfa wajib memiliki 3 (tiga) pendidikan informal dalam menjawab semua tantangannya kelak.

PENDIDIKAN KARAKTER

Meskipun dalam kurikulum 2013 terdapat pendidikan karakter namun dinilai masih minim dalam pengaplikasiannya untuk anak didik. Berbeda dengan jenis mata pelajaran lainnya yang lebih dominan.

Oleh karena itu, pendidikan karakter di luar sekolah sangat dibutuhkan untuk anak-anak sebelum memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pendidikan karakter didapatkan dari berbagai pengajaran, apakah melalui orang tua atau belajar tambahan.

Kebanyakan orang tua sekarang sangat sibuk dengan pekerjaan yang dihadapi, sehingga waktu untuk bertemu bahkan untuk mengajari anak sangat minim. Alhasil, anak bingung darimana harus mendapatkan pelajaran karakter, keimanan, kestabilan emosi dan sebagainya.

Cara ampuh yang sering dilakukan orang tua yang super sibuk adalah memberikan pelajaran tambahan seperti belajar mengaji, menelaah alkitab, atau pendidikan keagamaan lainnya yang mampu mengarahkan anak lebih baik.

Hal-hal yang didapatkan anak tentang kepercayaan maka lambat laun akan membentuk karakter anak semakin baik. Pengetahuan agamanya juga bertambah sehingga mampu menangkal godaan teknologi yang mampu menjerumuskan anak generasi alfa.

PENDIDIKAN MUSIK

Beberapa waktu lalu, mungkin kita mendengar banyak anak yang stres akibat kurikulum pendidikan sekolah yang begitu berat. Alhasil, pendidikan bukannya membuat anak menjadi bahagia akan tetapi depresi.

Tentunya hal ini salah satu dampak buruk dari kurikulum yang mendukung kemajuan teknologi. Tak aneh, kalau anak sekolah pada masa kini memiliki pekerjaan rumah yang begitu banyak belum lagi berbagai penelitian yang harus dilakukan.

Saking, banyaknya pelajaran terkadang buku pelajaran yang dibawa setiap hari ke sekolah bisa-bisa sampai satu koper. Tentunya sebagai orang tua kita tidak ingin melihat anak begitu tersiksa tanpa ada yang menetralisir kebosanannya terhadap dunia pendidikan.

Salah satu jurus ampuh yang akan saya terapkan kepada anak saya adalah belajar musik. Kenapa musik? Manfaat dari bermain musik sudah saya dapatkan semenjak kecil.

Alat musik sudah diperkenalkan kepada saya semenjak duduk di bangku SD. Kelebihan saya mengenal musik dibanding kakak saya adalah lebih mudah mengontrol emosi dan menyeimbangkan pikiran.

Saat mulai lelah dalam belajar maka musik mampu menetralisir semua kelelahan tersebut. Selesai bermain musik dan bernyanyi maka otak kembali fresh dan siap menghadapi berbagai tantangan pelajaran sekolah.

Pentingnya belajar musik untuk membekali si kecil membuat saya sedari dini memberikan pendidikan tambahan belajar musik.

PENDIDIKAN KOMPUTER

Revolusi 4.0 dirasakan oleh semua generasi mulai dari generasi milenial, Z sampai ke alfa. Di generasi Z saja sudah terlihat bahwa teknologi khususnya di dunia digital sudah berkembang pesat.

Tak aneh jika saat ini anak-anak muda sudah mampu menciptakan bisnis skala internasional. Bahkan 4 (empat) bisnis digital saat ini yang terbesar di Asia berada di Indonesia seperti toko online, pemesanan travel dan ojek online.

Nah, di generasi Z saja arus perkembangan teknologi sudah meledak. Bagaimana nanti dengan generasi alfa pasti lebih luar biasa lagi.

Di era generasi alfa nantinya yang akan memegang seluruh aspek seperti pendidikan, ekonomi, sosial, politik bahkan kemajuan teknologi. Oleh karena itu, salah satu pendidikan tambahan untuk generasi alfa kelak adalah belajar tentang komputer.

Banyak hal yang didapatkan dari pendidikan komputer seperti design grafis, pembuatan animasi, coding dan sebagainya. Menariknya, bahwa generasi alfa saat ini memiliki perkembangan kecerdasan dan daya tangkap yang luar biasa. Sehingga pendidikan informal dunia komputer adalah pilihan yang tepat dan menyenangkan.

Untuk mendukung ketiga pendidikan informal di atas maka dibutuhkan sarana/tempat pendidikannya. Jika belajar musik, tentunya orang tua mengetahui tempat les musik yang baik dan berkualitas. Nah, untuk tempat belajar komputer yang bagus untuk anak-anak adalah DUMET.

DUMET School merupakan salah satu lembaga kursus/tempat les anak-anak dalam mengembangkan salah satu kecerdasan khususnya di dunia komputer.

Dalam menghadapi tantangan generasi alfa di kemudian hari, maka DUMET melatih anak-anak dengan berbagai jenis disiplin ilmu yang dapat menjadi pilihan.  Contohnya, design for kids, ini adalah salah satu jenis pilihan belajar yang ditawarkan di DUMET School.

Seperti keterangan murid DUMET yaitu Peter Gospel Ho, bahwa belajar di lembaga kursus ini menyenangkan. Peter memiliki keinginan yang kuat untuk belajar design,  di awal dia sangat gugup untuk les. Namun, karena keramahan dari tenaga instruktur maka dia pun menjadi ‘betah’ untuk mempelajari banyak hal tentang dunia design.

Beberapa tahun ke depan seorang Peter Gospel Ho, harapannya mampu menjawab tantangan jaman dan bersaing dengan miliaran orang dalam satu generasinya. Oleh karena itu, untuk membekali anak dengan pendidikan informal selain sekolah adalah penting dan khusus untuk belajar komputer maka saya akan memilih DUMET School.

Kursus Design Grafis Khusus untuk Anak di usia 6-12 tahun. Berikut alasan lain, kenapa harus memilih kursus/les di DUMET School?

Siapkan anak khususnya generasi alfa untuk menjawab tantangan jaman di kemudian hari dengan melaksanakan 3 (tiga) pendidikan informal yaitu belajar karakter, musik dan komputer. Persiapkan sedini mungkin agar kelak menjadi kebahagiaan dan kemudahan bagi orang tua.

  1. Arda Sitepu
  2. DUMET School
  1. DUMET School 
  2. Yellow Com Youtube Channel
  3. Istockphoto
  1. Arda Sitepu
Categories: Blog

64 Comments

Lidya · February 26, 2019 at 8:15 am

Revolusi indusrti 4.0 membuat orangtua juga harus melek teknologi ya supaya bisa mendampingi anak-anak dan gak gaptek.
Bener banget kurikulum 2013 ada pendidikan karakter tapi kayanya masih kurang muatannya, makanay perlu banget dukungan dari orangtua juga gak hanya mengandalkan sekolah saja.
Anakku kalau pulang sekolah suka main-main musik sendiri, aku tawari les dia gak mau katanya mau belajar sendiri aja, Allhamdulillah sudah mulai ada progress. kesukaan dia sih utak utik gambar di laptop biasanya buat ngisi waktu luang

    ardasitepu · February 26, 2019 at 4:21 pm

    Iya mom kalau ada kemampuan menggambar di laptop coba dilatih terus aja skillnya.

Keke Naima · February 26, 2019 at 9:21 am

Teori kurikulum 2013 sebetulnya bagus. Saya juga lebih suka kurikulum ini dibandingkan yang sebelumnya. Tetapi, memang jalannya masih panjang banget supaya semua sekolah bisa menjalankan kurikulum ini dengan baik. Kendalanya masih banyak. Saya bersyukur, sekolah anak-anak saat SD bisa menerapkan kurikulum ini dengan baik.

Untuk pendidikan di luar sekolah juga saya setuju. Biasanya juga memilihkan pendidikan ke yang bersifat meningkatkan skill. Bukan pendidikan yang akademis

    ardasitepu · February 26, 2019 at 4:21 pm

    Setuju mba, saya juga memberikan pendidikan informal berupa skill salah satunya pendidikan komputer.

Mporatne · February 26, 2019 at 12:03 pm

Tantangan masa depan semakin kompetitif yang membuat anak stress. Dengan banyak latihan musik maka akan membuat anak bahagia dan ceria walaupun ditengah kompetisi

    ardasitepu · February 26, 2019 at 4:20 pm

    Bener mpok salah satu kegiatan informal musik bisa membantu anak menetralisir pikiran anak.

Missdapur · February 26, 2019 at 12:06 pm

Belajar komputer merupakan rekomendasi yang bagus karena teknologi terus berkembang pesat . Dumet school membantu menyiapkan generasi alfa

    ardasitepu · February 26, 2019 at 4:19 pm

    DUMET School aja mba kalau mau les kan si kecil apalagi jika umurnya sudah mencukupi.

Elly Nurul · February 26, 2019 at 3:42 pm

Kedua anak-anakku nih masuk generasi Alfa, memang orangtua harus cermat memilih dan memilah edukasi yang paling tepat ya buat mereka, jadi mba ada tiga pendidikan informal untuk generasi alfa ya.. musik, karakter dan komputer.. noted mba, Alhamdulillah anakku yang pertama memang komputer dan sudah ikut eskul komputer, dan anak yang kedua masih belum terlihat minatnya.. sepertinya sih di musik

    ardasitepu · February 26, 2019 at 4:19 pm

    Wah semangat mempersiapkan generasi alfa kita ya mba.

HM Zwan · February 26, 2019 at 10:46 pm

Kalau zamanku dulu, belajar ya hanya dari guru dan buku saja. Sekarang kemajuan ya sudah sangat pesat ya. Aku inget banget pas ngajar 2013,gencar banget tentang penerapan pendidikan karakter di sekolah. Dumet school ini baru di area Jakarta aja ya mbk

    ardasitepu · February 27, 2019 at 2:26 pm

    DUMET iya mba masih di sekitar Jakarta dan Depok. Kita doakan nyampe di daerah ya soalnya daerah kan butuh kursus yang bagus seperti design.

Sri Al Hidayati · February 26, 2019 at 11:50 pm

Kalau anak saya, Aska (4 thn) udah penasaran kalau saya lagi ngetik depan komputer. Akhirnya ada yang menarik buat Aska yaitu main di paint laptop. Dia suka asik sendiri main dengan warna, bentuk. Saya juga ga ngelarang untuk motorik dan soft skillnya. Ternyata ada arahannya seperti yg mba jelaskan. Makasih ya mba.

    ardasitepu · February 27, 2019 at 2:27 pm

    Iya mba semoga Aska bisa mengembangkan minat dan bakatnya ya.

Novitania · February 27, 2019 at 3:07 am

Wah berarti anakku generasi alpha ya mba. Nggak ngeh aku tuh. Infonya manfaat bangt untuk aku. Makasih ya mba

    ardasitepu · February 27, 2019 at 2:27 pm

    Iya mba hehe, anak-anak kita adalah generasi Alfa 🙂

Yuni · February 27, 2019 at 3:27 am

Kurikulum 2013 sebenarnya bagus cuman tidak semua sekolah dapat menerapkannya dengan benar. Kalau sudah demikian pemahaman anak akan materi yang diajarkan di sekolah juga setengah2…inilah pentingnya peranan orangtua. Orangtua tidak boleh pasrah dengan pendidikan di sekolah. Setidaknya orangtua juga harus melek internet dan informasi serta membekali anak dengan pendidikan di luar sekolah. Dumet school ini cocok banget untuk mengasah skill anak.

    ardasitepu · February 27, 2019 at 2:28 pm

    Iya mba, DUMET sebagai salah satu sarana untuk melaksanakan pendidikan informal selain sekolah.

Christina Ayu S. · February 27, 2019 at 5:31 am

menjelang revolusi industry kian menggila. hobby jadi bergeser mengikuti alur perubahan zaman.
menurut mbaknya sendiri lebih baik anak disekolahkan tambahan begini atau biar dia berkarya sendiri?

    ardasitepu · February 27, 2019 at 2:28 pm

    Kalau saya sih tergantung minat dan bakat anak mba. Kalau anak kira2 sudah menyukai dari sedini mungkin jadi enggak ada salahnya diberikan pendidikan informal selama dia enggak jenuh.

Einid Shandy · February 27, 2019 at 5:53 am

Benar sekali.
Generasi Alfa memerlukan pendidikan informal untuk dapat hidup seimbang, khususnya saat mereka beranjak remaja dan dewasa. Akan ada banyak tantangan yang akan mereka hadapi ke depannya.

Semangat untuk Generasi Alfa!

    ardasitepu · February 27, 2019 at 2:29 pm

    Semangat semangat sebagai ibu kudu terus mendampingi generasi ini mba.

Yoanna Fayza · February 27, 2019 at 7:17 am

Anak2ku generasi alpha semua nii.. emang bener sih mereka cepet banget mempelajari teknologi, gausah diajari bisa utak atik smartphone sendiri, jadi ibunya ga boleh meleng, harus selalu update trend teknologi terbaru dikalangan anak2

    ardasitepu · February 27, 2019 at 2:30 pm

    Iya mba, Ibu kudu tahu perkembangan teknologi soalnya mereka jauh lebih pinter.

merisa putri · February 27, 2019 at 8:50 am

Liat lokasinya belum ada di bandung ya mba? Aku butuh banget nih hal2 kaya dumet school ini. Krn anak2 seneng ngegambar dan ngebet bisa desain grafis. Emak bapake kagak ada yg bisa drsain grafis

    ardasitepu · February 27, 2019 at 2:30 pm

    Wah iya ya mba. DUMET baru ada di Jakarta sekitarnya dan Depok. Semoga DUMET denger ya mba jadi bisa buka cabang di Bandung.

Bibi Titi Teliti · February 27, 2019 at 12:46 pm

Wah anakku termasuk generasi Alpha juga nih berarti, dan emang harus diperhatikan banget pendidikan karakternya yah mbak, biar gak kebablasan.

Iya sih, kalo belajar terus dan gak diimbangi sama yang lain kayak musik anak zaman sekarang rentan stres yah, semacam banyak beban.

    ardasitepu · February 27, 2019 at 2:31 pm

    Iya mba, soalnya anak sekarang persaingannya luar biasa apalagi pendidikannya haduh lumayan banget deh mba buat mereka stres.

Siska Dwyta · February 27, 2019 at 2:51 pm

Anak saya juga masuk generasi alpha berarti. Jadi harus lebih sigap nih jadi orang tua apalagi menghadapi revolusi 4.0. Apa-apa serba digital so anak2 generasi alpha ini memang wajib tahu dan kudu punya skill teknologi ya mbak.

    ardasitepu · February 28, 2019 at 4:04 am

    Semua serba digital dan sebagai orang tua kita harus mampu mengimbanginya mba.

Hidayah Sulistyowati · February 27, 2019 at 4:09 pm

Anak sekarang harus mendapat pendidikan yang komplit, termasuk pendidikan karakter.
Nah, kalo Revolusi 4.0 ini emang wajib jadi bekal anak milenial. Anakku yang bungsu nih kuliah milihnya DKV, bikin animasi, desain graphis gitu

    ardasitepu · February 28, 2019 at 4:04 am

    Wah keren mba, kuliah desaign merupakan program yang baik untuk masa depan. Apalagi di revolusi 4.0 ini.

Desi Namora · February 27, 2019 at 4:32 pm

Orangtua zaman now harus ekstra belajarnya, krn anak2 berkembang, berekspresi, dan dpt ilmu dr banyaj sumber dan secara instan. Good job utk dumet school

    ardasitepu · February 28, 2019 at 4:03 am

    Anak-anak adalah pembelajar yang baik jadi harus terus didukung ya mba termasuk DUMET bisa jadi fasilitator nya 🙂

indah nuria · February 27, 2019 at 7:15 pm

pendidikan yang makin beragam dan memang sangat bermanfaat untuk anak-anak kitaa ya Mba. Suka dengan segala pilihan yang ada..

    ardasitepu · February 28, 2019 at 4:02 am

    Setuju mba, sangat bermanfaat untuk anak-anak.

Helena · February 27, 2019 at 10:59 pm

pendidikan karakter ini jauh lebih penting dan mendasar dibanding kemampuan science, matematika, bahasa, dsb. Apalah artinya anak cerdas pelajaran sekolah tetapi kelakukannya tidak cerdas.

    ardasitepu · February 28, 2019 at 4:02 am

    Iya mba ada hal yang harus selalu ditekankan yaitu pendidikan karakter dan ketrampilan untuk anak agar di sekolah tidak bosan dan jadi beban.

April Hamsa · February 27, 2019 at 11:21 pm

Wuaah 2025 bonus demografi ya kyknya.
Anak2ku jg generasi ALpha semua. Memang gak cukup pelajaran sekolah aja, kudu punya skill khusus buat survive.
Dumet school ini menerima anak didik sejka usia brp sih mbak?

    ardasitepu · February 28, 2019 at 4:01 am

    Kalau di DUMET dari usia 6-12 tahun mba. Indonesia akan selalu menjadi bonus demografi 🙂

Siti hairul · February 27, 2019 at 11:29 pm

Wah berharap sampe Jogja nih si Dumet school. Anakku seneng yg model begini yg non formal

    ardasitepu · February 28, 2019 at 4:01 am

    Iya mba belum sampai Yogya DUMET, mungkin soon 🙂

Kartika Nugmalia · February 28, 2019 at 12:04 am

Anak anakku juga generasi alpha. Dan setuju banget bahwa namanya pendidikan luar sekolah memang perlu juga diberikan untuk mensupport kemampuan anak yang butuh digali lebih lagi. Jadinkepo nih sama Dumet ini

    ardasitepu · February 28, 2019 at 4:00 am

    Hehe silahkan kepoin DUMET mba e 🙂

Nchie Hanie · February 28, 2019 at 12:07 am

Waah generasi Alfa emang yaa makin penuh kreatif dan cerdas, pandai2 ortunya memilih skill buat anak yaa.

    ardasitepu · February 28, 2019 at 4:00 am

    Kita belajar untuk mengembangkan skill mereka mba.

Natara · February 28, 2019 at 12:23 am

Menjaga agar si generasi alpha ini tetap pada jalurnya itu peer kita ya mbak, hehehe

    ardasitepu · February 28, 2019 at 3:59 am

    PR kita banget mba, apalagi anak-anak saya masuk ke generasi alfa 🙂

Sri Widiyastuti · February 28, 2019 at 12:29 am

Sekarang pendidikan sudah mulai mempersiapkan generasi Alpha ya mbak, karena mungkin trend masa depan generasi milenial akan digantikan oleh trend anak generasi alpha dan bentuk pendidikan pun dipersiapkan sedemikian rupa.

    ardasitepu · February 28, 2019 at 3:59 am

    Yup mba, generasi Z akan berlalu dan generasi alfa akan hadir dengan berbagai tantangannya 🙂

Jiah · February 28, 2019 at 12:31 am

Di daerahku kayanya blm ada Dumet ini. Asyik deh kalau ada. Ponakanku suka gambar dan kalau mau komputer suka coret2 gitu. Lumayan kan kalau diasah

    ardasitepu · February 28, 2019 at 3:58 am

    Iya mba DUMET masih ada di lokasi Jakarta dan sekitarnya. Semoga aja DUMET School nyampe ke daerah-daerah ya mba.

Ira Hamid · February 28, 2019 at 12:53 am

Anak-anak sekarang memang harus melek teknologi yaa, Mba, karena mereka dilahirkan di zaman yang semuanya sudah canggih. Dan sebagai orang tua harusnya kita juga melek teknologi agar bisa mendampingi mereka 🙂

    ardasitepu · February 28, 2019 at 3:58 am

    Orang tua sekarang juga harus melek teknologi dan tentunya bisa mengikuti perkembangan jaman mba.

Ira · February 28, 2019 at 12:59 am

Zaman semakin maju dan kita dituntut untuk terus mengikuti perkembangan itu yaa, Mba. Tugas kita sebagai orang tua adalah memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita agar mereka siap mengarungi kehidupan yang semakin modern ini dan gak ketinggalan dari teman-temannya, salah satunya adalah dengan memberikan mereka pendidikan karakter dan keterampilan 🙂

    ardasitepu · February 28, 2019 at 3:54 am

    Pendidikan Karakter dan Ketrampilan membuat mereka lebih percaya diri.

Leyla · February 28, 2019 at 1:21 am

Yup bener. Anak-anak generasi Alpha memang gak bisa dipisahkan dari teknologi. Jadinya orangtua mau gak mau harus kasih akses ke teknologi ya supaya mereka gak ketinggalan zaman.

    ardasitepu · February 28, 2019 at 3:54 am

    Iya mba akses teknologi yang penting buat anak jaman now 🙂

Nia K. Haryanto · February 28, 2019 at 1:53 am

Bener banget nih. Generasi Alfa memang kudu punya banyak keahlian nonformal. Persaingan di dunia formal sangat ketat. Yang bisa bersaing cuma yang bener-bener menguasai dan siap. Dengan meningkatkan skill nonformal, generasi Alfa jadi kreatif. Dan bisa mandiri. Btw, keren blognya, pantesan sering juara. Sukaaaak! 🙂

    ardasitepu · February 28, 2019 at 3:53 am

    Makasih mba Nia. Saya juga masih belajar 🙂

Uniek Kaswarganti · February 28, 2019 at 2:47 am

Anak jaman now memang daya tangkap terhadap segala yang berbau device tuh luar biasa. Cuepeeett.. malah kadang orang tuanya kalah loh, padahal orang tuanya juga yang mengenalkan teknologi modern ini ke dia. Hahaha.. memang luar biasa ya. Sudah sepatutnya anugerah yang dimiliki anak generasi alfa ini diarahkan dengan benar. Pas nih kalau belajar di Dumet, biar punya keahlian khusus sebagai bekal masa depan nanti.

    ardasitepu · February 28, 2019 at 3:53 am

    Iya mba generasi alfa perkembangan pesat dan diharapkan mendapatkan pengarahan yang benar. DUMET salah satu solusi untuk keahlian di bidang komputer.

Dian Farida Ismyama · March 5, 2019 at 1:12 am

Wah ada fun Design for kids nya ya? Jadi tertarik nih buat anak2 ku. Coba ah cek ricek paketnya Dumet buat ortu dan anaknya. Hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *